RSUD Nyi Ageng Serang Kabupaten Kulon Progo
Rubrik : Artikel
PEMBODOHAN IKLAN MINYAK GORENG
2015-02-24 14:23:38 - by : nurul




Ketakutan masyarakat akan bahaya kolesterol yang sekarang ini
lagi trend sering dimanfaatkan oleh produsen minyak goreng.  Pada tayangan iklan minyak goreng ditampilkan
bahwa minyak goreng merk mereka memiliki keistimewaan tidak mengandung
kolesterol. Bohongkah mereka? tentu saja tidak bohong. Namun itu bukanlah hal
yang istimewa kerena kolesterol hanya ada pada makanan hewani, jadi minyak
goreng apa saja, sepanjang tidak menambahkan bahan hewani, tentu saja menjadi
tanpa kolesterol.


Masyarakat juga sering rancu klasifikasi antara lemak dan
kolesterol. Lemak bukan merupakan kolesterol dan kolesterol bukan termasuk
lemak. Persamaan keduanya adalah sama-sama termasuk dalam golongan senyawa
lipid.


Istilah kolesterol baik dan jahat itu terkait dengan HDL dan
LDL yaitu terkait alat angkut kolesterol dalam tubuh kita, HDL bertugas
mengangkut kolesterol dari tubuh ke luar/mengeluarkan, sedangkan LDL bertugas
sebaliknya, maka yang dimaksud kolesterol baik adalah HDL sedangkan kolesterol
jahat adalah LDL.


Dalam bahan makanan hewani biasanya terkandung kolesterol,
namun tidak ada perbedaan kolesterol yang baik atau jahat karena semuanya sama
saja. Sedangkan lemak dan minyak ada yang baik bagi tubuh namun ada juga yang
tidak baik bagi tubuh. Apalagi jika minyak telah mengalami kerusakan, maka akan
timbul yang namanya senyawa radikal bebas yang efeknya justru lebih bahaya dari
kolesterol.


Jadi hal yang harus dilakukan adalah tetap membatasi konsumsi
kolesterol, lemak dan minyak. Sedangkan agar minyak tetap baik kualitasnya dan
tidak berbahaya bagi kesehatan maka kita harus tahu apa saja yang bisa memicu
kerusakan minyak goreng.


1.        Jangan
memanaskan minyak dengan api yang terlalu besar, kecilkan api saat menggoreng
karena suhu yang tinggi akan merusak minyak lebih cepat, tanda minyak yang
rusak adalah semakin cair, warna semakin menghitam dan timbulnya asap saat
pemanasan.


2.        Kadar
air bahan makanan yang digoreng juga memicu kerusakan minyak, semakin berair
bahan makanan maka minyak goreng semakin cepat rusak. Maka jika kita ingin
menggoreng beberapa bahan makanan urutkan dari bahan makanan yang paling kering
dulu.


3.        Jadi
pemicu kerusakan minyak adalah suhu tinggi, air, udara, sinar dan logam. Oleh
karena itu agar minyak goreng awet dalam penyimpanan maka simpan jauh dari
sumber panas, tertutup dan pada botol kaca atau plastic dan pada tempat yang
gelap.


RSUD Nyi Ageng Serang Kabupaten Kulon Progo : http://rsnas.kulonprogokab.go.id
Versi Online : http://rsnas.kulonprogokab.go.id/article/258/pembodohan-iklan-minyak-goreng.html